Halo, aku harapkamu baca post aku. Walaupun mungkin ngapain juga kamu mampir kesini. Aku cuma pingin kamu Tau, aku baik-baik aja tanpa kamu. JAUUUUUH LEBIH BAIK. Aku sekarang sudah berani ambil foto selfie lagi, makan makanan sehat, membeli kosmetik Dan produk perawatan tubuh yang aku inginkan. Aku beli baju baru dan beli makanan yang aku inginkan. Tanpa ada yang bilang "Kamu mah mash bisa beli lalalala, aku mah engga sama sekali". Menyenangkan sekali loh, hidup di dunia ini lebih berwarna tanpa kamu. Selain itu anak kita, juga tumbuh dengan baik tanpa kamu. Dia sekarang sudah bisa berjalan dan jadi anak yang ceria. Alhamdulillah tanpa support darimu, anak kita masih bisa tumbuh dengan baik dan terurus dengan baik. Semoga hidupmu tanpa kita juga bahagia ya. Aku sangat senang sekali lepas dari lingkaran neraka yang kamu ciptakan di rumah tangga kita dulu. Aku yang pernah hilang arah, sekarang mulai mengerti arti hidup, arti menjadi diri seniri, arti berani mengambil keputusan, arti bertahan hidup, arti mengendalikan emosi, arti mensyukuri hidupini. Terima kasih pengalaman hidupku. Lewat kamu Allah memberiku perjalanan berharga. I'm blessed!
Aku pikir ada bagian dari diriku yang gak utuh lagi. Rusak dan perlu diselesaikan. Makanya aku mau menyampaikan atau lebih ke cerita mungkin ya tentang beberapa orang, yang.. sebenarnya sudah tutup buku ya gak ada sangkut pautnya sama aku lagi. Gak perlu disebut ya namanya siapa. Tapi minimal semuanya tersampaikan dan I’m done. Karena gak mungkin juga aku bilang sama orangnya yang udah gak tau kemana. 1. Mein Dreamboy You’re always be my dreamboy. Gak ada yang bisa dibenarkan dari perbuatan aku. Dan aku ngerti konsekuensinya. Walaupun aku memohon maaf berapa kali pun pasti kamu bilang gapapa. Tapi memang gak akan merubah apa pun. Aku doakan kamu semoga sukses selalu dan segera dapat orang yang tulus, setulus kamu. Disamping kamu aku tuh bersinar banget. Gak pernah merasa khawatir dan motivasi kamu juga ternyata berpengaruh buat aku. Sayang banget aku ngeuh nya sekarang. It’s just too late, right? Dulu aku merasa kita tidak ada di jalan yang sama, dan semuanya terasa monoton dan ak...
Comments
Post a Comment