Skip to main content

Gak Keren

Kalian laki-laki yang meninggalkan anak kalian, tanpa dukungan lahir dan batin, tanpa kontribusi ekonomi maupun kehadiran, kalian pikir kalian keren? Apa kalian gak memikirkan dampaknya buat anak yang ditinggalkan? Darah kalian mengalir loh di dalam diri anak kalian. Terus kalian tinggalkan begitu aja? Gila emang. Anakku, yang bapaknya mungkin ditelan ikan hiu,gak pernah nongol sedikitpun, apalagi memberikan support finansial dan juga kehadiran buat anakku, tau gak anakku sekarang gimana? tiap laki-laki dewasa yang  dia temui, dia panggil "Baba". Dia mungkin bingung kok yang dipanggil Baba gak pernah kelihatan lagi. Dan mungkin dia mencari-cari yang mana ya yang namanya "Baba"? Bukan hanya itu, misalnya ada om ku bertamu atau bapakku, yang berarti kakeknya anakku baru pulang, anakku cari-cari perhatian minta digendong. Bahkan dia gak mau ditinggal pergi. Dia cuma kangen sama bapak benerannya. Dan mungkin bingung: Bapak gua kemana ya? yang mana ya?, Sesimple itu. Dan kalian pikir itu  keren????? bikin seorang anak cuma punya sebelah sayap pelindung (re: ibunya doang) kalian pikir, kalian pantas  disebut ayah?. Ini juga bikin aku sedih kalau udah dia panggil panggil nama bapaknya. Serasa gagal menghadirkan dua orang tua buat anakku.Tapi ya mau gimana, ini jalan terbaik buat membesarkan anakku. Suatu hari  aku yakin anakku akan punya ayah sambung yang baik. Memang bukan sekarang, tapi someday orang yang baik akan datang, dan menggantikan posisi kalian yang bahkan gak pantas disebut ayah. Mudah-mudahan kalian para ayah gak tau malu, terketuk hatinya dan tersambung kembali urat malunya, supaya kalian berusaha lebih keras lagi untuk menjadi ayah yang baik. 

Comments

Popular posts from this blog

depresi

Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini.  Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah.  Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...

Fotos der Woche

Aku gak tau kenapa aku belajar, beneran. Aku juga gak yakin apakah akan berguna proses belajar mandiri ini. Tapi ini cuma bukti aja: I won't stop.  hab versucht, sich die Pausezeit zu gönnen. Wollte das anders machen, indem ich nur Ebook während einer Tasse Kaffee gelesen habe.

Pengakuan

Aku pikir ada bagian dari diriku yang gak utuh lagi. Rusak dan perlu diselesaikan. Makanya aku mau menyampaikan atau lebih ke cerita mungkin ya tentang beberapa orang, yang.. sebenarnya sudah tutup buku ya gak ada sangkut pautnya sama aku lagi. Gak perlu disebut ya namanya siapa. Tapi minimal semuanya tersampaikan dan I’m done. Karena gak mungkin juga aku bilang sama orangnya yang udah gak tau kemana.  1. Mein Dreamboy You’re always be my dreamboy. Gak ada yang bisa dibenarkan dari perbuatan aku. Dan aku ngerti konsekuensinya. Walaupun aku memohon maaf berapa kali pun pasti kamu bilang gapapa. Tapi memang gak akan merubah apa pun. Aku doakan kamu semoga sukses selalu dan segera dapat orang yang tulus, setulus kamu. Disamping kamu aku tuh bersinar banget. Gak pernah merasa khawatir dan motivasi kamu juga ternyata berpengaruh buat aku. Sayang banget aku ngeuh nya sekarang. It’s just too late, right? Dulu aku merasa kita tidak ada di jalan yang sama, dan semuanya terasa monoton dan ak...