Skip to main content

Menikmati Masa Penyembuhan

 Aku bersyukur ada di tahap ini. Aku bersyukur aku tidak berakhir mati di rel kereta hanya karena orang yang merusak hidupku. Tapi dalam masa penyembuhan ini aku merasa sepi, sedih, marah. Semuanya tercampur aduk menjadi satu. Aku sadar betul bahwa perasaan yang tidak nyaman ini tidak terhindarkan. Apapun usahaku untuk menghindarinya, perasaan itu akan tetap muncul. Allah punya alasan mengapa aku harus merasa seperti ini. Seperti yang aku bilang sebelumnya, rasa sakit ini melegakan dan adalah hal yang baik untukku. Maka yang bisa aku lakukan hanyalah menikmati setiap perasaan ini. Ada yang bilang jika hati kita masih bisa merasakan sakit, maka itu adalah bukti bahwa kita masih hidup. Aku bersyukur aku masih bisa merasakan ini semua, tanpa orang lain tahu betapa hancurnya aku. Dan aku tahu pasti, suatu saat nanti aku akan sembuh dan bahagia. Aku juga bersyukur bahwa aku siap mental menghadapi perpisahan ini. Sebetulnya ini sudah ku persiapkan dari dulu. Yah, memang ini sudah waktu yang tepat dan Allah pun meridhai. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Let's heal and be better person. Rasa sakit yang terasa dramatik ini sebenarnya indah juga kalau kita lihat dari sisi yang lain. Semangat!!!

Comments

Popular posts from this blog

depresi

Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini.  Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah.  Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...

Fotos der Woche

Aku gak tau kenapa aku belajar, beneran. Aku juga gak yakin apakah akan berguna proses belajar mandiri ini. Tapi ini cuma bukti aja: I won't stop.  hab versucht, sich die Pausezeit zu gönnen. Wollte das anders machen, indem ich nur Ebook während einer Tasse Kaffee gelesen habe.

27

Alhamdulillah sekarang aku oficially 27 tahun.Ulang tahun kali ini agak istimewa karena aku mulai semua dari awal lagi. Bahkan sebemarnya masih banyak yang harus dibenahi. Kali ini semuanya berbeda: Aku yang tanggungjawabnya jadi besar, aku yang harus kuat, aku yang gaboleh sakit, aku yang harus tidak menghiraukan omongan orang,dan aku yang kesepian saat mengembangkan diri. Rasanya jalan yang aku lalui terjal banget. Tapi aku bersyukur banget. Allah udah banyak ngasih kasih sayang. Dari kecil sampai dewasa Allah kasih hidup  aku mudah. Ujian besar itu aku baru rasakan  sekarang di pertengahan umur 20an.Itu pun Allah masih kasih jalan keluarnya. Plusnya adalah aku jadi orang yang sadar akan semuanya. Sadar akan apa yang benar dan salah, sadar besarnya tanggungjawab.Walaupun jalannya berat, tapi itu bentuk implementasi dari Al-Wadud milik Allah,yang ternyata sayang sama aku. Karena bikin aku menyadari semuanya di dunia, walaupun hidupku jadi hancur dan rasanya sakit banget. Dan ...