Kalau harus kecebur pun, aku bakal berdiri lagi. Kalau memang harus hancur aku akan cari semua kepingan dan menyatukan lagi semuanya. Kalau memang harus begini, aku bakal jalani sungguh-sungguh. Kalau memang gak akan berguna, aku akan tetap sungguh-sungguh belajar, kalau mereka meremehkanku, aku akan mengakuinya, iya anda-anda lebih hebat, tapi aku akan tetap berusaha walaupun gak sehebat kalian, kalau memang harus berjalan dilumpur, aku bakal guling-guling sekalian dilumpur, kotor itu baik kata iklan lol. Kalau aku sedih, aku akan nikmati kesedihan ini tapi tetap berdiri tegak sesudahnya. Aku gak mau semua dibikin nanggung. Kalau memang ini yang harus aku hadapi, aku all in aja. Cuma itu pilihan yang paling baik. Karena benar, jadi hancur itu gak enak. Kalau gitu kita sekalian bikin hancur saja lalu dibangun kembali. Menyala diriku, kalau bukan kamu siapa lagi? Kalau bukan kamu siapa yang bisa memperbaiki ini semua? Menanglah, menanglah melawan dirimu sendiri yang hancur. Menanglah.
Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini. Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah. Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...
Comments
Post a Comment