Skip to main content

Posts

Showing posts from 2025

EPISODE KAMBUH

Hari ini aku rasa aku lagi down banget. Sebenernya dari kemarin sudah mulai sedih yang entah kenapa. Pikiran aku tuh udah macem-macem dan aku tau ini gak bener. Aku sampai berdoa supaya dilindungi dari diri sendiri (?) Pikiran yang aneh2 itu kayak.. kenapa aku aja yang kaya gini? Apakah Allah bener bener akan menolong aku? Kalau dekengan aku Allah aja apakah yang dekengannya Ordal dan Allah akan lebih menang? Ini udah kemana mana banget. Padahal aku tau Allah aja udah cukup. Terus kalau aku not good enough apakah akan kehilangan nilai diri aku? Apakah dengan hidup aku yang sekarang aku ini sudah gagal dan no way back gitu? Apakah aku tidak layak dicintai lagi? Sampai kapan aku jadi tulang punggung? Aku Cuma.. capek. Padahal apa yang dapatkan sekarang itu melampaui apa yang diharapkan sebelumnya. Gak punya pasangan sebenarnya enak untuk orang ‘sakit’ kayak aku. Gak usah menghadapi drama a b c d gak harus ngabarin apapun. Tapi tetap aja ada titik aku gak bersyukurnya. Aku benci sama aku ...

Fotos der Woche

Aku gak tau kenapa aku belajar, beneran. Aku juga gak yakin apakah akan berguna proses belajar mandiri ini. Tapi ini cuma bukti aja: I won't stop.  hab versucht, sich die Pausezeit zu gönnen. Wollte das anders machen, indem ich nur Ebook während einer Tasse Kaffee gelesen habe.

Mencoba Lebih Semangat

Menurut aku, kalau memang ingin keluar dari kenestapaan, aku gak boleh capek, tapi gak boleh sakit,harus selalu sehat,gak boleh males, gak boleh berhenti, harus tetap melangkah, harus terus berdoa dan berharap. Kenapa? karena kalau enggak bakal gelap banget. Rasanya kayak seluruh diriku ini gak berarti, gagal, udah gak ada gunanya. Dan merasa seperti itu adalah perasaan yang gak enak banget. Bahkan bisa kacau balau dan pikiran udah lari kemana-mana. Caranya untuk keeping sane adalah memang memerangi The Darkness inside me. Ini gak mudah. Seringkali aku juga kalah sama diri sendiri. Tapi aku bakal terus bertahan. Aku yakin Allah akan bantu aku yang mau bertahan. Aku tau gak mungkin kalau keadaannya terus seperti ini. Seperti yang Matt Haig bilang di dalam buku Comfort Book: "You are not the rain, you are the one who experience the storm"  Allah bikin aku banyak berintrospeksi diri melalui keadaan ini. Keadaan yang sejak lahir gak pernah aku rasakan. Allah bikin aku ngerti apa...

Menanglah

Kalau harus kecebur pun, aku bakal berdiri lagi. Kalau memang harus hancur aku akan cari semua kepingan dan menyatukan lagi semuanya. Kalau memang harus begini, aku bakal jalani sungguh-sungguh. Kalau memang gak akan berguna, aku akan tetap sungguh-sungguh belajar, kalau mereka meremehkanku, aku akan mengakuinya, iya anda-anda lebih hebat, tapi aku akan tetap berusaha walaupun gak sehebat kalian, kalau memang harus berjalan dilumpur, aku bakal guling-guling sekalian dilumpur, kotor itu baik kata iklan lol. Kalau aku sedih, aku akan nikmati kesedihan ini tapi tetap berdiri tegak sesudahnya. Aku gak mau semua dibikin nanggung. Kalau memang ini yang harus aku hadapi, aku all in aja. Cuma itu pilihan yang paling baik. Karena benar, jadi hancur itu gak enak. Kalau gitu kita sekalian bikin hancur saja lalu dibangun kembali. Menyala diriku, kalau bukan kamu siapa lagi? Kalau bukan kamu siapa yang bisa memperbaiki ini semua? Menanglah, menanglah melawan dirimu sendiri yang hancur. Menanglah.

unloved

Lagu yang cook sebagai soundtrack aku saat ini, kayanya adalah Specter dari Bad Omens.  Do you feel love? I know I don't.  Setiap denger lagu ini aku merasa ini pertanyaan yang selalu aku ajukan untuk diri sendiri.  Tapi gak merasa, bukan berarti gak ada kan. Aku pikir rasa putus aku itu nanggung. Putus asa tapi masih percaya. Percaya tapi putus asa. Aku tau banyak orang yang peduli dan aku ini gak sendirian. Tapi ada waktu-waktu yang gelap dan membuat aku menpertanyakan apakah aku pantas disayang dan dicintai. Memang keadaan ini sementara, tapi damage nya aduhai juga wkwkkw.  Sebenernya kalau dipikir-pikir, akunya aja sih yang redflag. Aku selalu salah radar tau gak sih. Orang yang baik aku cap membosankan. Sedangkan orng yang redflag parah untuk aku lebih atraktif. Yah gak bisa disangkal lagi. Memang salah aku sendiri wkwkwkw  Agak geli sebetulnya di umurku masih mikirin cinta. Aku berasa ABG aja, gak pantas. Tapi rasa kesepian dan beban yang harus aku pikul i...

kalau lagi jadi orang gagal

Kalau lagi merasa jadi orang gagal aku suka pengen bunuh diri. Kadang mikir enaknya gimana ya caranya? Cuma aku takut dosa. Itu doang yang menghalangi. Dan itu juga yang bikin aku bertahan sampai sekarang. Takut dosa  dan takut disiksa. Gak bundir aja dosa aku banyak wkwkwkwkw

Gak ada yang salah

Gak ada yang salah sebenernya dengan keadaanku. Aku percaya banget ini adalah doa aku (yang gak sengaja dipanjatkan) waktu kuliah. Waktu aku kuliah aku ini sok-sok an rebel gitu. Aku bilang aku gak mau nikah ah. Alasannya sebenernya simple. Aku males ramah tamah sama orang tuanya orang lain. Karena aku bukan tipe yang menantu-able banget. Terus aku tuh semacam ngomong ke Allah dalam hati gitu. "Eh tapi ya Allah, aku pingin jadi ibu. Tapi gak mau nikah, tapi gak mau hamil diluar nikah". Itu gak aku maksudkan sebagai doa. Itu cuma kayak "Ih pengen makan seblak tapi gamau pedes tapi pengen pake cabenya banyak" Tapi ternyata gak susah untuk Allah kabulin itu. The real omongan adalah doa, hati hati guysss wkwkwkwkw. Ternyata caranya gampang: nikah-punya anak-cerai-jadi ibu tunggal. Jadi sebenernya ini tuh sesuai banget sama yang aku omongin dulu. Tapi emang aku gegabah aja sih, jadi orang tua tunggal gak seenteng itu juga. Malah berat rat rat.. kalau bisa ngomong sama ak...

depresi

Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini.  Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah.  Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...