Hari ini aku rasa aku lagi down banget. Sebenernya dari kemarin sudah mulai sedih yang entah kenapa. Pikiran aku tuh udah macem-macem dan aku tau ini gak bener. Aku sampai berdoa supaya dilindungi dari diri sendiri (?) Pikiran yang aneh2 itu kayak.. kenapa aku aja yang kaya gini? Apakah Allah bener bener akan menolong aku? Kalau dekengan aku Allah aja apakah yang dekengannya Ordal dan Allah akan lebih menang? Ini udah kemana mana banget. Padahal aku tau Allah aja udah cukup. Terus kalau aku not good enough apakah akan kehilangan nilai diri aku? Apakah dengan hidup aku yang sekarang aku ini sudah gagal dan no way back gitu? Apakah aku tidak layak dicintai lagi? Sampai kapan aku jadi tulang punggung? Aku Cuma.. capek. Padahal apa yang dapatkan sekarang itu melampaui apa yang diharapkan sebelumnya. Gak punya pasangan sebenarnya enak untuk orang ‘sakit’ kayak aku. Gak usah menghadapi drama a b c d gak harus ngabarin apapun. Tapi tetap aja ada titik aku gak bersyukurnya. Aku benci sama aku yang kayak gitu. Udah bagus Allah kasih hidup kayak sekarang. Aku ngingetin diri sendiri: hidup-yang-kamu-punya-adalah-the-best-life-ever. Kalau kita jadi orang lain belum tentu juga kuat menghadapi masalahnya. Kita semua struggle in different way. Aku cuma pingin tenang. Tapi kadang pikiran kayak gini itu kayak menjerat, apalagi kalau gak ditulisin. Kadang tuh sampai kepikiran cara mati aja yang paling enak apa ya? Jedukin kepala? Ditimpa bantal? Aral banget aku arrgh pengen sembuhh ya Allah!
Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini. Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah. Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...
Comments
Post a Comment