Skip to main content

TEIL 2

Sehr geehrter Herr Popp, 

ich bin Ayu Gumiwang, eine Absolventin von Lesling Gymnasium, die schon vor 5 Jahre Abitur gemacht. Der Grund, warum ich an Sie per Mail wenden, liegt in der Tatsache, dass im kommenden Jahr unsere Schule ihre 60.Jubilaeum feiern wird. Dieses Fest wäre ganz eminent wichtig, besonders für alle Schuler und Absolventen, da in diesem Event alle ihre schöne Erinnerung der Schulzeit zur Sprache bringen mochten. Daruber hinaus übt auch diese Veranstaltung einen großen Reiz aus, weil normalerweise viele bekannte Sänger eingeladen werden.  Angesichts der Wichtigkeit von dieser Veranstaltung sollten sich die Jubilaum unserer Schule ganz ernsthaft vorbereiten lassen, damit sie erfolgreich wird. Ich bin der Ansicht, dass ich mich die Organisierung des Events auf Sie verlassen könnte, weil Sie  ein sehr motivierter und zuverlässiger Lehrer sind, die immer für Ihre Schüler Rucksicht nehmen und Initiative  ergreifen. Also, als ich noch in der Schule war, sind Sie immer bei der Organisierung der Tag von Mathe zu Hilfe gekommen. Und Sie haben auch ganz erfolgreich uns beigebracht, wie wir eine Veranstaltung genau organisieren sollten. Deswegen bin ich zweifellos, dass Sie bei der Organisierung dieses großes Event ganz gut veranstalten können. 
Ebenfalls mochte ich auch ein paar Vorschläge ausdrücken. Wie wäre es, wenn die Jubiläum im draußen stattfinden?, da in vorherigen Jahren wurden sie  immer in einem Ball gefeiert. Außerdem habe ich eine Idee, dass wir ein  paar kleine Wettbewerbe machen, sodass die Schuler und Absolventen besser kennenlernen könnten. Was halten Sie davon? Ich hoffe, Sie sind mit meinen allen Vorschlage einverstanden werden. Ich warte auf Ihre Antwort.  
Mit freundlichen Grussen
Ayu Gumiwang

Comments

Popular posts from this blog

depresi

Halo,sudah lama aku gak nulis disini. Aku putuskan, aku mau mulai menulis lagi. Alasannya? Karena kadang otak ini terlalu penuh, kesepian,dan kadang aku gak mau menyusahkan orang lain dengan cerita dan keluhanku. Sudah hampir 2 bulan sejak psikiatris bilang bahwa aku menderita depresi sedang. Ternyata dari semua buntut huru-hara di tahun tahun yang lalu adalah vonis D E P R E S I. Haha kadang aku merasa konyol, sampai juga ya aku di situasi ini.  Sebenarnya ada perasaan malu dan gak mau dianggap lemah. Tapi harus kuakui dengan segala kerendahan hati, aku merasa memburuk kalau pikiranku ditimbun sendirian.Perasaan kesepian itu bikin aku seringkali berpikir "apa mati aja ya?" Walaupun alhamdulillah aku gak nekat, tapi kadang aku takut sama pikiranku sendiri. Rasa sedih yang ekstrim itu sebentar tapi killing ea hahahah.  Tentunya psikiatris memberi aku obat, yang mana setiap hari banget banget banget harus diminum dan gak boleh kelewat. Dokter bilang kalau taat minum obat 6 bula...

Fotos der Woche

Aku gak tau kenapa aku belajar, beneran. Aku juga gak yakin apakah akan berguna proses belajar mandiri ini. Tapi ini cuma bukti aja: I won't stop.  hab versucht, sich die Pausezeit zu gönnen. Wollte das anders machen, indem ich nur Ebook während einer Tasse Kaffee gelesen habe.

Pengakuan

Aku pikir ada bagian dari diriku yang gak utuh lagi. Rusak dan perlu diselesaikan. Makanya aku mau menyampaikan atau lebih ke cerita mungkin ya tentang beberapa orang, yang.. sebenarnya sudah tutup buku ya gak ada sangkut pautnya sama aku lagi. Gak perlu disebut ya namanya siapa. Tapi minimal semuanya tersampaikan dan I’m done. Karena gak mungkin juga aku bilang sama orangnya yang udah gak tau kemana.  1. Mein Dreamboy You’re always be my dreamboy. Gak ada yang bisa dibenarkan dari perbuatan aku. Dan aku ngerti konsekuensinya. Walaupun aku memohon maaf berapa kali pun pasti kamu bilang gapapa. Tapi memang gak akan merubah apa pun. Aku doakan kamu semoga sukses selalu dan segera dapat orang yang tulus, setulus kamu. Disamping kamu aku tuh bersinar banget. Gak pernah merasa khawatir dan motivasi kamu juga ternyata berpengaruh buat aku. Sayang banget aku ngeuh nya sekarang. It’s just too late, right? Dulu aku merasa kita tidak ada di jalan yang sama, dan semuanya terasa monoton dan ak...