Apakah orang kaya aku masih pantas ya merasakan ada orang yang tulus sayang? Aku, orang yang banyak salahnya, bahkan salah memilih pasangan hidup. Di umur yang seharusnya udah tau mau hidup sama siapa justru aku malah gak tau kedepannya gimana. Orang tua gak akan selamanya ada, anakku akan punya kehidupannya sendiri di masa depan.Adek ku tentu akan punya kehidupan sendiri. Teman-teman juga fokus dengan keluarganya sendiri. Aku akan dengan siapa sampai tua? Apa masih pantas aku dapat partner hidup yang sesungguhnya? Kata orang harusnya aku cari, harusnya aku berusaha. Tapi ngurusin anak dan pekerjaan aja aku hampir gak punya ruang untuk diri aku sendiri. Pun demikian jujur aku juga takut hidup sendiri. Aku juga takut nyusahin keluarga kalau memang di waktu senja aku gak sekuat sekarang. But how? itu pertanyaannya. Numb is all that i feel. Aku cenderung menutup diri. Setelah banyak kesalahan yang aku perbuat, setelah badai kehidupan yang keras, apa aku masih pantas berharap punya pasangan yang mengerti sepenuhnya kondisi ku?
Aku juga gak mau kesepian. Aduh benci sebenernya mengakui kalau aku kesepian. Tapi memang iya hahaha. Cuma aku tau kalau cari partner hanya karena kesepian itu salah banget. Aku gak mau.
Comments
Post a Comment